Materi Bahasa Indonesia : PUISI

     Apresiasi   Puisi
     Mendengarkan puisi  merupakan salah satu kegiatan apresiasi . Apresiasi puisi dapat dilakukan dengan membaca puisi. dengan penghayatan, membaca puisi dan mendeklamasikan serta  menulis  resensi puisi .

      Dengan apresiasi  seseorang akan memahami puisi secara mendalam, dengan penghayatan akan  merasakan  apa yang dikehendaki penyair dalam  karyanya.  Dengan menyerap nilai-nilai  yang terkandung dalam puisi dan menghargai  puisi  sebagai karya yang indah.

   Pengertian  apresiasi puisi adalah sebagai penghargaan atas puisi sebagai hasil pengenalan, pemahaman, penafsiran, penghayatan, dan penikmatan atas karya yang didukung oleh kepekaan batin  terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam puisi tersebut.

     Unsur- Unsur    Puisi
     Puisi  memiliki unsur- unsur yang tampak dalam puisi  seperti diksi (penggunaan ungkapan, majas, pribahasa), tipografi (pola susunan puisi seperti larik, bait) dan rima/ritme (persamaan bunyi), puisi juga memiliki unsur bathin  di dalam puisi meliputi : tema, rasa (felling), nada, dan amanat 
a.  Diksi atau  pilihan kata
     Untuk mengungkapkan "hilang " Amir Hamzah mengungkapkannya  dengan  kalimat" Habis  kikis segala
      cintaku hilang terbang ' . Teratai , Nisan , hidup seribu tahun lagi "
c.   Rima dan Irama
      Rima dan Irama dimanfaatkan pennlis puisi  untuk menimbulkan efak bunyi . Dengan efak bunyi ini puisi
      tampak indah   dan enak untuk didengar.
b.  Tema adalah landasan atau dasar pijakan bagi penyair untuk mengembangkan puisinya. Tema juga     
     merupakan  gagasan pokok  yang diungkapkan dalam sebuah puisi.Misalnya bertemakan cinta, Tuhan dll
   
       contoh  bait puisi berikut bertemakan tentang Tuhan :
                           
                               Dimana engkau
                               Rupa tiada
                               Suara sayup
                               Hanya kata merangkai hati

c.    Perasaan/Rasa
       Rasa adalah ungkapan atau ekspresi penyair kepada  sesuatu  yang dituangkan ke dalam puisinya,
       Rasa juga merupakan cara bagaimana penyair mengejawantahkan bentuk perasaan dan pengalaman
       bathinnya  kepada keahlian untuk memilih kata- kata  figuratif yang dianggap dapat mewakili perasaan
       dan ekspresinya terhadap sesuatu.
d.    Nada adalah bentuk  sikap atau keinginan penyair terhadap pembaca. Apakah penyair lewat puisinya
       ingin memberikan nasihat, menyindir, mengkritik, atau mengejek pembaca.  Nada puisi yang bersifat
       kesedihan, iba  dll.
e.   Pesan atau Amanat
      Pesan  atau  amanat adalah hal- hal yang ingin disampaikan oleh penyair kepada pembaca lewat kata
      kata dalam puisinya.  Makna dapat ditelaah setelah pembaca memahami tema, nada, dan suasana puisi
      tersebut. Amanat  yang ingin disampaikan  pengarang  harus selaras  dengan  tema puisi

          Untuk lebih memudahkan menganalisis puisi . kita  harus memperhatikan langkah-langkah berikut :
 1. Membaca puisi  secara keseluruhan
2. Memperhatikan penggunaan majas/metafora
3. Mencatat  istilah asing dan konotasi bahasa yang ada di dalamnya
4. Memperhatikan nilai rasa yang dikembangkan penyairnya.
5. Menentukan pola dasar analisisnya, misalnya misalnya struktur fisik dan struktur  bathin atau  didasarkan
    pada proses  penciptaannnya.
6. Menyimpulkan  hasil analisis
7. Mencatat hal- hal  penting yang membedakan puisi tersebut dengan puisi  yang lain dan
8. Menyimpulkan hasil analisis.

Komentar

Postingan Populer